Strategi Membuat Bisnis Kafetaria di Kantor-Kantor Besar

Tak ada yang menyangka jika berjualan di kantin adalah salah satu bisnis yang menguntungkan. Dengan menjalankan bisnis ini, uang yang dihasilkan bisa anda putarkan kembali menjadi modal dan uang makan sehari-hari.

Namun layaknya bisnis lainnya, bisnis kafetaria juga memiliki tantangan yang harus Anda hadapi. Bisa salah dalam melangkah, merugi adalah resiko yang harus Anda hadapi. Maka dari itu Anda perlu bijaksana dalam mengembangkan rencana operasional agar bisnis ini tetap dapat berjalan.

Rencana operasional tak hanya tentang manajemen uang saja, melainkan persiapan hingga mempertahankan pelanggan tetap datang ke tempat makanmu. Untuk itu, kami sudah mempersiapkan beberapa strategi khusus yang bisa Anda terapkan ketika membangun sebuah kantin.

Pilihan Menu

Menu untuk restoran kafetaria Anda harus menarik tetapi sederhana. Pilih hidangan yang relatif mudah disajikan, seperti telur, ayam goreng, tempe, atau bihun goreng ketimbang makanan basah. Hindari barang-barang mewah seperti steak daging atau bebek. Pilihlah menu makanan yang tahan panas untuk waktu yang panjang karena makanan harus bertahan hingga anda tutup lapak.

Kitchen Equipment Yang Efisien

Biasanya kafetaria di perkantoran tidak memiliki space yang terlalu luas ketimbang Anda membuka restoran di ruko atau gedung milik sendiri. Di sisi lain, yang paling banyak memakan tempat adalah peralatan kitchen equipment, sehingga harus cermat dalam memilih kitchen equipment yang tidak banyak memakan tempat.

Contoh paling sederhana adalah mesin pendingin yang biasanya digunakan untuk menyimpan/ membekukan daging dan ikan. Jika tempat tidak luas, menggunakan kulkas saja sudah cukup. Tapi jika tempat cukup luas, mesin pendingin model counter chiller bisa dipertimbangkan.

Mengevaluasi Biaya Makanan

Mengevaluasi biaya makanan untuk setiap item menu dengan menambahkan bahan-bahan dalam satu menukemudian membagi total biaya dengan jumlah porsi yang akan dibuat satu menu tersebut. Tentukan biaya tenaga kerja dengan memperkirakan atau mengamati waktu produksi untuk bets dan kemudian mengalikan jam kerja dengan upah rata-rata per jam yang Anda rencanakan untuk dibayar.

Biaya makanan Anda tidak boleh lebih dari sepertiga dari harga eceran yang Anda perkirakan dikenakan untuk barang tersebut, dan biaya tenaga kerja Anda harus menambahkan harga jual sehingga tidak merugi.

Proses Pengadaan Makanan

Seperti halnya sistem produksi untuk restoran Anda harus membuat proses pengadaan makanan untuk membuat menu yang terjangkau. Pembelian bahan makanan harus dilakukan dengan hati-hati. Anda dapat menghemat uang dan membatasi pemborosan dengan memasukkan bahan yang sama ke dalam beberapa item menu. Cobalah untuk membeli bahan-bahan Anda sebanyak mungkin dari sejumlah vendor untuk mengurangi proses pemesanan Anda.

Buatlah Sistem Pelayanan yang Paling Efisien

Buatlah sistem restoran atau kafetaria yang mudah untuk dijangkau oleh para pelanggan. Dengan proses yang cepat dan ramah, Anda tidak akan membuat mereka tergesa-gesa atau mengurangi kualitas makanan. Buat sebuah strategi alur antara pelanggan dan juga pelayan. Dalam hal ini, menggunakan POS restaurant system merupakan keharusan, apalagi kini sudah banyak cloud POS yang terjangkau.

Atur waktu proses dapur Anda agar Anda selalu memiliki makanan segar yang panas dan siap saat dibutuhkan. Atur operasi Anda dengan kasir sebanyak yang diperlukan untuk menghindari antrean panjang. Bangun sistem untuk menjaga fasilitas Anda tetap bersih dan rapi. Jadwalkan staf yang berdedikasi untuk membersihkan meja dan membersihkan piring kotor.

Itulah beberapa beberapa strategi yang bisa Anda terapkan saat membangun sebuah kafetaria. Ingat ya, apapun bisnisnya tentu diperlukan kesabaran. Apalagi jika Anda membuat bisnis makanan yang sudah banyak dilakukan oleh masyarakat luas. Maka dari itu, disaranakan untuk selalu kuat dalam menghadapi pelanggan dan pantang menyerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *