Terdapat jutaan kasus yang merupakan bagian dari infeksi dengue terjadi di seluruh dunia berdasarkan kejadian setiap tahunnya. Demam berdarah ialah salah satu masalah kompleks yang umumnya sering terjadi di negara-negara dengan kondisi iklim subtropis dan tropis, contohnya seperti Asia Tenggara maupun kepulauan Pasifik di bagian barat. Akan tetapi penyakit ini juga telah meningkat dengan cepat di belahan Amerika Latin serta Karibia. Selain demam, patutnya kamu tetap berusaha mengenali ciri demam berdarah yang mudah kita kenali sebagai bentuk pencegahannya.

  1. Demam tinggi yang terjadi secara mendadak

Demam ialah kenaikan suhu tubuh serta biasanya merupakan tanda terhadap munculnya suatu penyakit. Demam yang merupakan bentuk tersebut mampu turut serta dalam membantu tubuh melawan adanya sejumlah infeksi. Kondisi ini pun dapat hilang dalam rentang waktu beberapa hari.

Sementara pada ciri demam berdarah mak demam muncul secara mendadak, tiba-tiba dan tidak disangka. Lalu sekiranya, apa saja yang mampu menjadi kategori pembeda dari demam biasa dengan demam yang terjadi karena DBD?

Ciri demam berdarah memiliki capaian yang dimiliki suhu tubuh pasien yang mengidap ialah mencapai 40 derajat Celcius, serta umumnya berlangsung dua sampai tujuh hari. Hal ini tentunya berbeda dengan demam yang hanya dintandai dengan adanya gejala hidung berair hingga merasakan bersin-bersin, yang sebagian mungkin bisa berlangsung lebih dari 10 hari.

  1. Menimbulkan gejala ringan hingga berat dari sakit kepala

Apabila kamu telah mengalami demam tinggi yang terjadi secara mendadak, tiba-tiba serta sedikit mengejutkan maka akan muncul gejala lanjutan dari DBD yaitu berupa sakit kepala yang umumnya terasa tidak biasa dan menganggu. Rasa sakit kepala ini kemudian umumnya biasa terjadi pada daerah sekitar dahi. Sakit kepala biasa umumnya pun memiliki rasa berdenyut di kepala bagian sebelah kanan atau kiri kepala, atau bahkan di kedua sisi kepala.

  1. Mual dan muntah

Kemudian penderita akan merasakan ciri demam berdarah lain selain gejala rasa sakit di kepala maupun pada sistem pencernaan yang nampak, gejala DBD lanjutan juga tak ketinggalan ialah mual serta kemudian berkembang menjadi muntah.

Selain hal-hal tersebut, ketidaknyamanan pun mampu terjadi juga akan mungkin dirasakan di bagian perut dan punggung. Gangguan ini mampu terjadi pada pasien selama dua sampai empat hari

  1. Ruam

Ruam akibat demam berdarah atau berupa ciri demam berdarah ialah ruam maculopapular atau macular confluent yang terlihat seperti ruam atau bintik merah menyerupai polkadot di wajah, dada, dan permukaan lipatan tungkai tubuh.

  1. Pembengkakan kelenjar getah bening

Gejala demam berdarah yang perlu diketahui berikutnya merupakan kelenjar getah bening yang telah alami pembengkakan. Kondisi ini kemudian semakin berkembang dengan terjadinya sebagai bentuk tubuh yang berusaha melawan infeksi virus dengue.

Apabila pasien mengalami pembengkakan kelenjar getah bening disertai nyeri, untuk segera melakukan pemeriksaan penting demi mendapatkan penanganan yang tepat.

Itulah terdapat ciri demam berdarah yang harus diketahui dan dipahami penanganannya. Jika mengalami ciri demam berdarah sehingga menunjukkan gejala demam berdarah dengue seperti yang dijelaskan di atas, lalu tanpa berpikir panjang segera periksakan diri ke dokter. Karena ahli di bidangnya maka sebagai dokter akan melakukan pemeriksaan fisik lalu dilanjutkan tes penunjang seperti tes darah.

Yang menjadi perhatian ialah bahwa virus dengue menimbulkan komplikasi. Kasus demam berdarah dengan dengue yang parah, Jangan lupa tetap jaga lingkungan sekitar!