Sumber gambar: pixabay

Hukum dibuat untuk mengatur perilaku seseorang agar sesuai dengan nilai dan norma serta ketentuan kemanusiaan, tentunya agar terjamin keamanan serta kedamaian di lingkungan masyarakat. Jika seseorang melakukan tindakan kurang menyenangkan, seperti kekerasan verbal maupun nonverbal, tentu hal ini bisa digugat ke pengadilan.

Anak jurusan Hukum pasti tahu betul batasan hukum mana yang bisa masuk ke ranah pengadilan atau tidak, karena tidak semua hal bisa digugat ke pengadilan. Meski terdengar aneh, ternyata adalah beberapa kasus aneh (bisa dibilang konyol) yang dilayangkan dan berakhir di pengadilan seperti:

Pekerjaan yang membosankan

Gugatan satu ini dilayangkan oleh seorang pegawai di toko parfum, Frederic Desnard menggugat mantan majikan atas kebosanan yang teramat sangat dalam pekerjaannya. Gugatan ini dilayangkan tidak lama setelah ia dipecat dari pekerjaannya, Frederic sendiri telah bekerja selama 8 tahun. Pegawai satu ini selalu disuruh untuk menjemput anak majikan, selain itu ia juga mendapat nama panggilan yang tidak menyenangkan. Meski gugatannya terlihat konyol, namun dewan pengadilan buruh di Paris mempertimbangkan kasus ini.

Untuk mendapatkan gelar sarjana hukum, saat ini tidak hanya bisa dengan mengikuti kuliah reguler namun juga bisa dengan mengikuti kuliah blended learning. Ada banyak universitas yang menawarkan jenis kuliah satu ini, baik dari universitas negeri maupun swasta.

Kesalahan prediksi cuaca

Gugatan aneh selanjutnya dilakukan oleh seorang wanita, ia menuntut petugas cuaca di salah satu stasiun televisi karena ramalan terkait prakiraan cuaca yang disampaikannya tidak tepat. Wanita tersebut menjadi sel karena prediksi cuaca yang tidak tepat, di televisi dikabarkan bahwa hari akan cerah namun pada kenyataannya cuaca malah terjadi sebaliknya.

Karena cuaca yang tidak menyenangkan tersebut, wanita tersebut terjebak dalam badai sehingga terkena flu serta absensi pekerja selama 4 hari. wanita tersebut menuntut 1000 dolar dari stasiun televisi, serta menginginkan permintaan maaf dari presenter acara.

Kamu bisa mengikuti kuliah hukum online untuk mengetahui lebih banyak mengenai berbagai gugatan yang ada di dunia. Saat ini ada banyak artikel gratis yang membahas hal ini.

Bau kaki yang menyengat

Seorang pelajar bernama Teunis Tenbrook, ia dikeluarkan dari Universitas karena memiliki bau kaki menyengat. Universitas menyatakan bahwa bau kaki Tenbrook mengganggu dosen serta mahasiswa lainnya yang berada dalam kegiatan belajar mengajar. Pelajaran tersebut tidak terima dikeluarkan, karenanya pengadilan memutuskan agar pihak universitas menerima kembali Tenbrook sebagai mahasiswanya. Namun sampai saat ini belum ada kabar apakah ia pernah lulus dari universitas yang digugatnya.

Kopi terlalu panas

Anak jurusan Hukum atau jurusan Ilmu Hukum mungkin pernah mendengar gugatan satu ini. Gugatan yang dilancarkan oleh Stella Liebeck, ia yang menggugat McD karena kopi yang disajikannya terlalu panas yang menyebabkan luka bakar pada kulit.

Kejadiannya ketika Stella membeli kopi dari McD, tidak sengaja kopinya tumpah dan mengenai paha sehingga menyebabkan luka bakar. Luka bakar yang dideritanya berada pada tingkat 3 yang mengharuskannya menjalani prosedur cangkok kulit. Gugatan ini digunakan oleh Stella, ia mendapatkan ganti rugi sebesar 160000 dolar dari pihak McD.

Rumah hantu terlalu menyeramkan

Gugatan aneh selanjutnya dilayangkan oleh Cleanthi Peters, yang mengajukan gugatan terhadap pihak universal Studio pasalnya rumah hantu yang dimilikinya terlalu seram. Peters beserta cucunya mengalami trauma mental, hingga mendapat luka ringan disebabkan terjatuh saat memasuki warna tersebut. Tuntutan yang diajukan pada delik hukum satu ini sebesar 15000 dolar, akibat trauma serta luka yang didapat.

Sepatu Nike Air Jordan yang berbahaya

Mahasiswa yang mengikuti kuliah blended learning hukum mungkin pernah mendengar kasus ini. Gugatan yang dilayangkan oleh Sirgiorgio Sanford Clardy, ia mengajukan gugatan terhadap Nike Air Jordan. Ia menyebutkan bahwa sepatu keluaran merk ternama itu merupakan senjata yang berbahaya, hal tersebut terjadi karena Clardy menginjak muka seorang pria di depan sebuah hotel hingga mengalami luka yang cukup serius. Akibatnya, ia mendapatkan hukuman 100 tahun penjara oleh Hakim. Tentu saja ia tidak menerima putusan hakim, iya malah menyalahkan sepatu Air Jordan miliknya dan mengklaim bahwa sepatu tersebut berbahaya.

Selain berbagai jenis gugatan hukum di atas, tentunya masih ada banyak jenis gugatan hukuman aneh nan konyol hal lainnya yang mungkin terlewatkan dari pemberitaan. Selain di berbagai negara tetangga, di Indonesia sendiri ada banyak gugatan hukum mana yang berakhir di pengadilan. Meski dikatakan aneh, namun berbagai gugatan tersebut tetap diproses.

Mahasiswa jurusan Hukum pasti sudah banyak mempelajari berbagai kasus yang ada saat ini, mulai dari kasus teraneh hingga luar biasa yang terjadi di dunia ini.