Memiliki koleksi mobil bekas kuno atau klasik yang sudah berumur menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Pemilik mobil tua tentu sudah paham betul konsekuensi yang harus didapatkan dari mobil klasik kesayangannya. Karena berusia tua, mobil kuno sudah pasti memerlukan perawatan khusus. Semakin tua usia mobilnya, maka semakin menantang pula cara merawatnya.

Di Indonesia sendiri, penggemar mobil klasik terbilang banyak. Mobil-mobil retro bahkan masih digemari oleh kalangan muda. Kolektor mobil klasik Indonesia cukup fanatik menjaga orisinalitas mobil kesayangannya. Tak heran jika mobil klasik yang ada di Indonesia selalu menyita perhatian saat melintas di jalan raya.

Menjaga Performa Mesin

Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika memiliki mobil tua adalah menjaga performa mesinnya. Salah satunya dengan mengganti oli mesin secara berkala. Mobil klasik yang jarang digunakan pun harus tetap diganti oli mesinnya secara rutin. Tak seperti mobil keluaran baru yang diganti oli mesinnya sesuai jarak kilometer yang ditempuh.

Mengganti oli mobil classic bahkan harus lebih sering dibandingkan mobil kelauran baru. Diperlukan kepekaan khusus untuk mengetahui masalah pada mesin mobil tua, misalnya saat suara mesin terdengar kurang baik, maka harus segera diganti oli mesinnya. Apalagi ketika Anda ingin membawa mobil tua kesayangan berkendara jarak jauh, mengganti oli mesin menjadi hal mutlak yang harus dilakukan sebelum pergi touring.

Selain mengganti oli mesin secara berkala, Anda juga harus melakukan tune up mesin. Karena kinerja mesin mobil classic tak sebaik mobil baru, tentu ada saja masalah yang akan Anda temui pada sektor mesin mobil-mobil tua. Jika tarikan mesin terasa kurang maksimal, Anda bisa melakukan tune up sekaligus membersihkan karburator mobil kesayangan.

Yang terakhir, Anda harus lebih sering memanaskan mesin mobil. Memanaskan mesin mobil classic berfungsi untuk menjaga komponen agar bekerja seperti semula. Upayakan untuk memanaskan mesin mobil minimal dua hari sekali. Karena semakin sering mesin dipanaskan, maka usia komponennya pun akan semakin panjang. Anda bisa membawa mobil classic kesayangan jalan-jalan keliling kota atau kompleks perumahan saat memanaskan mesin.

Menjaga Kebersihan Mobil

Tak hanya mesin yang harus dirawat, mobil kuno juga harus dijaga kebersihannya. Menjaga kebersihan mobil classic tak hanya bertujuan untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menempel, tapi juga memperpanjang usia kendaraan. Beberapa komponen mobil tua tentu harus mendapatkan perawatan khusus saat dibersihkan. Maka dari itu, Anda harus ekstra hati-hati saat membersihkan mobil klasik. Berikut ini adalah bagian yang harus diperhatikan saat membersihkan mobil tua, antara lain:

Body Mobil

Mobil tua biasanya memiliki body yang lebih kokoh daripada mobil keluaran terbaru. Mobil retro klasik seperti Holden Kingswood, Morris Mini Cooper dan BMW E30 1988 menggunakan plat logam yang tebal pada bodynya. Tak heran jika body mobil-mobil tua ini menjadi lebih kuat daripada mobil keluaran baru.

Masalah utama pada body mobil tua justru terletak pada lapisan cat dan kotoran membandel akibat dibiarkan menempel lama. Sebagian besar body mobil tua juga sudah berkarat dan terkelupas. Beberapa pemilik mobil klasik Indonesia mungkin akan langsung melakukan cat ulang untuk memperbaiki lapisan cat yang terkelupas.

Namun, kualitas cat saat ini tentu tidak sama dengan yang digunakan pada mobil classic. Body mobil tua yang dicat ulang biasanya cenderung mudah mengelupas jika ketika terkena air bertekanan tinggi. Maka dari itu, upayakan untuk menghindari air bertekanan tinggi yang biasa digunakan oleh jasa cuci mobil terdekat saat membersihkan mobil classic Anda.

Kaca Mobil

Bagian ini juga harus mendapatkan perlakuan khusus ketika dibersihkan. Masalah utama yang kerap muncul pada kaca mobil classic adalah kaca yang buram. Kaca mobil yang buram ini disebabkan oleh jamur kaca mobil yang membandel. Apalagi mobil tua yang Anda miliki masih orisinil dan kacanya belum pernah diganti sama sekali.

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah melapisi kaca mobil tua dengan kaca film mobil. Kaca film mobil dibuat dengan lapisan yang dapat memperkuat kaca sekaligus menambah tingkat visibilitas berkendara. Namun, sebelum dilapisi kaca film, bersihkan dulu kaca mobil dengan cara ini:

Sebelum membersihkan kaca mobil classic, ada baiknya untuk menyiramkan air bersih ke seluruh bagian kaca. Hal ini bertujuan untuk meluruhkan debu dan kotoran yang menempel di permukaan kaca. Namun ingat, segeralah keringkan kaca yang disiram menggunakan lap berbahan lembut. Air yang kering tanpa dilap akan menyisakan bercak atau waterspot yang bisa mengundang jamur.

Setelah kaca benar-benar kering, Anda bisa melihat bagian-bagian yang masih dihinggapi kotoran. Debu halus, minyak atau jelaga aspal mungkin masih menempel di kaca mobil Anda. Gunakanlah lap microfiber untuk membersihkan sisa kotoran yang masih menempel. Lap microfiber dibuat khusus dari bahan lembut yang tidak meninggalkan goresan pada mobil.

Selanjutnya Anda bisa mencuci kaca mobil dengan cairan pembersih kaca mobil. Ingat, hanya cairan pembersih khusus kaca mobil bukan pembersih kaca rumah. Pembersih kaca rumah mengandung amonia dan bahan kimia keras lainnya yang akan membuat kaca mobil classic Anda semakin buram. Gunakanlah cairan pembersih kaca mobil saat mobil tua Anda terkena air hujan dan terkena lumpur. Air hujan bersifat asam yang dapat mengundang jamur kaca mobil berkembangbiak di permukaan kaca.

Ban dan Velg

Bagian ini memiliki peran penting untuk menunjang tampilan mobil tua kesayangan Anda. Ban dan velg mobil retro biasanya memiliki aksen klasik yang khas. Agar selalu terlihat menawan, Anda harus menjaga kebersihan ban dan velg mobil kuno yang Anda miliki. Selain untuk menghilangkan noda dan kotoran, ban dan velg yang bersih dapat memperpanjang usia pakainya.

Interior Mobil

Interior mobil tua tentu membutuhkan perlakuan khusus saat dibersihkan. Interior mobil klasik memiliki dibuat dari bahan yang sudah berumur. Agar semakin awet dan terjaga orisinalitasnya, ada baiknya menggunakan jasa detailing mobil profesional. Karena, ada beberapa bagian interior mobil klasik yang cenderung rapuh ketika terkena cairan pembersih. Bagian interior seperti dashboard, jok, karpet dasar hingga panel-panel tertentu seperti setir dan tuas persneling mobil classic tentu harus dibersihkan secara berkala agar tetap awet digunakan. Untuk membersihkannya, Anda tentu memerlukan peralatan khusus yang tidak bisa digunakan secara sembarangan.

Ruang Mesin

Salah satu bagian yang paling sulit dibersihkan dari mobil tua adalah ruang mesin. Ada berbagai komponen mesin mobil tua yang mungkin rentan terkena air. Untuk menghindari kesalahan yang fatal, tidak ada salahnya jika Anda menggunakan jasa engine detailing profesional. Ruang mesin yang terjaga kebersihannya tentu akan menambah usia pakai komponen mesin mobil. Karena, sebagian komponen mesin mobil tua tentu sudah sangat langka dan sulit ditemukan penggantinya.